Frontend Dev Environment Bikin Laptop Menjerit!

Dulu ketika Frontend Development itu hanya sekedar HTML, CSS, dan jQuery saya tidak butuh PC super power untuk melakukan aktivitas coding dengan nyaman dan produktif.

Tapi hari ini ketika Frontend itu bukan lagi sekedar HTML, CSS, dan jQuery tapi tentang Mobile Development menggunakan React Native, Hot/Live Reload, Babel Transpile, Type Checking, Linting dan banyak hal lain yang bikin PC yang bahkan seukuran Macbook Pro 2015 Retina Display, Core i 5, SSD M2, RAM 8 GB menjerit kesakitan!

Ya wajar karena ketika kita menjalankan development pada local machine, process diatas harus berbagi CPU Cycle & Memory bersama Chrome dengan 15+ tabs, VSCode dengan 30 extensions dan Spotify / Apple Music, Belum lagi ketika kita butuh debug mobile apps dan kita harus jalanin Android Emulator, modyar!

Sebenarnya Platform Team di kantor tempat saya bekerja, aware akan hal ini dan telah bekerja dengan keras untuk mendukung kita dengan menyediakan devbox yang bisa kita gunakan, tapi satu masalah kecil yang bagi saya pribadi adalah masalah besar adalah saya tidak bisa menggunakan VSCode pada devbox!

Saya bersyukur saat ini saya hidup di zaman Open Source, dimana orang-orang baik diseluruh dunia bekerja dengan giat untuk membuat hidup kita bersama menjadi lebih mudah dan lebih baik, contohnya dengan membuat https://github.com/codercom/code-server yang memungkinkan kita coding lewat server/devbox menggunakan VSCode.

Well, terima kasih untuk https://coder.com, Microsoft, dan para contributors karena mulai besok hidup saya menjadi lebih mudah!

Show Comments